Daftar isi
<aside> ✅
Membuat mind map tentang perencanaan pembelajaran mendalam
</aside>

Download file : https://www.dropbox.com/scl/fi/a8itviy7ansi7q8yw38uu/Mind-Map-Perencanaan-pembelajran-deddy-hidayat.jpeg?rlkey=cvd3mwgbvzv7x6b0mlsrowafh&st=6md49oez&dl=1
<aside> ✅
Membuat resume dan memberikan contoh penerapan asesmen formatif (pada awal dan proses pembelajaran) dan asesmen sumatif (pada akhir pembelajaran)
</aside>
<aside> 📖
Sumber belajar dari Modul Pelatihan Perencanaan dan Asesmen Pembelajaran.pdf
</aside>
<aside>

</aside>
<aside>
Membuat CP Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai murid di akhir setiap Fase. Dalam CP,
CP bersifat baku dan disusun oleh kementrian, anda bisa mencari CP dari sumber resmi

</aside>
<aside>
Membuat TP
Tujuan pembelajaran diturunkan dari capaian pembelajaran. Penulisan tujuan pembelajaran sebaiknya memuat 2 komponen utama, yaitu:
Pendidik memiliki alternatif untuk merumuskan tujuan pembelajaran sesuai karakteristik setiap mata pelajaran :
| Alternatif 1. | Merumuskan tujuan pembelajaran secara langsung berdasarkan CP. |
|---|---|
| Alternatif 2 | Merumuskan tujuan pembelajaran dengan menganalisis ‘kompetensi’ dan ‘konten’ pada ruang lingkup materi pada CP. |
| Alternatif 3 | Merumuskan tujuan pembelajaran Lintas Elemen CP |
| </aside> |
<aside>
Merumuskan ATP Setelah merumuskan tujuan pembelajaran, pendidik perlu menyusun alur tujuan pembelajaran.
Cara - Cara Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran sebagai berikut :
</aside>
<aside>
Merencanakan Pembelajaran dan Asesmen
Pembelajaran dan asesmen merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Dalam menyusun perencanaan pembeLajaran, pendidik diharapkan merancang pembelajaran dengan memperhatikan langkah seperti pada gambar berikut.

</aside>
<aside>
Menentukan Kerangka Pembelajaran
<aside>
Pilihan Model dan Strategi Pembelajaran Aktif
<aside>
Menentukan kemitraan (Opsional)
<aside>
Lingkungan pembelajaran
Membangun budaya belajar positif mencakup penciptaan iklim belajar yang aman dan nyaman secara psikologis, menumbuhkan sikap saling memuliakan, dan mendorong agensi murid
Ruang Fisik: Pembelajaran memanfaatkan berbagai tempat (seperti laboratorium, perpustakaan, aula, hingga lingkungan sekitar)
Pemanfaatan Ruang Virtual: Memfasilitasi interaksi dan pembelajaran tanpa batasan jarak melalui platform daring/hybrid, mendukung model pembelajaran adaptif seperti Flipped Classroom, serta menyediakan sarana kolaborasi secara real-time.
</aside>
<aside>
Media pembelajaran (opsional)
Pendidik menggunakan perangkat digital (seperti Canva, kuis interaktif, dan SIBI di buku.kemdikdasmen.go.id) serta teknologi cerdas untuk merancang modul ajar, bahan ajar visual, dan skenario pembelajaran yang personal
</aside>
</aside>